PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pekanbaru optimis mampu menjaring 25 ribu pelanggan layanan listrik prabayar di Kota Pekanbaru pada 2011. Sosialisasi program listrik prabayar pun terus dlakukan kepada masyarakat. "Kami telah membuka program layanan listrik prabayar di Riau dan Kepri 4 April lalu. Dan tahun ini, kami optimis mampu mendapatkan pelanggan listrik prabayar di Pekanbaru sebanyak 25 ribu pelanggan,” ujar Manajer PLN Pekanbaru Ilham Santoso, kepada riaubisnis.com, Jumat (19/8/2011).
Dia mengatakan, program layanan listrik prabayar baru pertama kali ini dterapkan di Sumatera. Riau merupakan salah satu dari tiga provinsi yang ditetapkan PLN menjadi sebagai pilot project atas program ini bersama Lampung dan Bangka Belitung.
“Jumlah target pelanggan listrik prabayar di Pekanbaru merupakan yang paling besar dari target PLN di Riau dan Kepulauan Riau yang mencapai 50 ribu sambungan. hingga semester I jumlah realisasi program listrik prabayar di Pekanbaru mencapai 4 ribu sambungan. Makanya, sosialisasi program listrik prabayar pun terus kami lakukan kepada masyarakat,” ungkap Ilham.
Ia mengatakan terdapat sedikit kendala dalam implementasi program tersebut karena masalah material. Pasalnya, ada hambatan di material kabel yang harus ditender ulang. Tapi, Ilham menegaskan, pihaknya tetap optimis kalau target program listrik prabayar pada tahun ini bisa dilewati.
Program listrik prabayar memungkinkan pembayaran rekening seperti menggunakan layanan pulsa elektrik di telepon seluler. Dalam program ini, pelanggan PLN dapat membeli pulsa listrik pra bayar mulai harga Rp 20 ribu hingga Rp 1 juta.
Hitungan pulsa dikenakan berdasarkan jumlah daya listrik yang dikonsumsi. Sementara untuk biaya pemasangan layanan prabayar tak ada bedanya dengan pemasangan yang biasa. (*)
Zuprianto | Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






