Dalam waktu dekat, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru akan diproyeksikan untuk menjadi tempat pemberangkatan jamaah haji asal Riau atau embarkasi haji, rencana itu diharapkan bisa diwujudkan mulai 2013 nanti. Untuk mendukung upaya tersebut salah satunya upaya yang tengah dilakukan Pemprov Riau bersama dengan pihak Bandara SSK II Pekanbaru adalah dengan membangun asrama jahi, selain itu juga dilakukan perluasan bandara, memperlebar landasan pacu sehingga nantinya bandara ini mampu didarati pesawat berbadan lebar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, Rizka Utama, pihaknya menargetkan pada tahun depan Bandara SSK II Pekanbaru sudah menjadi embarkasi haji. “Jadi tidak lagi diberangkatkan dari Bandara Hang Nadim, Batam,” ujarnya.
Menurutnya, jika di tahun 2011 pembebasan lahan hanya dilakukan hingga 2,6 km, maka pada tahun ini, dilanjutkan menjadi 3 km. “Memang akan dibebaskan lagi lahan itu sepanjang 400 meter ke arah Jalan Kartama,” ujarnya. hal ini dilakukan untuk mencukupi menjadi 3.000 meter sebagai Bandara bertaraf internasional.
Sementara itu, penambahan panjang runway itu, diperkirakan akan membebaskan lahan seluas 8.400 meter persegi. Rinciannya, 80x400 meter di kiri-kanan runway. Kemudian, untuk lahan pemasangan lampu navigasi sepanjang 50x400 meter persegi. Diperkirakan, dana untuk ganti rugi lahan seluas 8.400 meter persegi itu, Pemprov harus menganggarkan dana sebesar Rp 20 miliar.
Sementara untuk pembangunan asrama haji, Pemprov Riau menurutnya juga sudah menyediakan anggaran pada APBD Riau 2012. Sementara untuk lahannya, pihaknya tengah mengupayakan agar masyarakat yang memiliki lahan di sekitar bandara agar mau diganti rugi.
Diresmikan Tahun Ini
Sementara General Manager (GM) Angkasa Pura II Pekanbaru, Anggono Raras menyebutkan setelah selesai pembangunan trrminal baru akan dilakuakan verifikasi oleh Direktroat Jenderal Perhubungan Udara, dan apabila dinyatakan layak, maka akan diresmikan.
“Persiapan pembangunan terminal ini akan diusahakan menjelang bulan Mei 2012, sementara verifikasi ini akan memakan waktu antara satu minggu hingga satu bulan,” ujarnya.
Setelah itu pada Juni dan Juli, akan dilakukan Sadow Operasion atau penggunaan terminal baru sekaligus dievaluasi, jika ada kekurangan akan ditambahkan, sehingga pada bulan Agustus direncanakan akan dilakukan peresmian.
Untuk fasilitas bandara, tutur Anggono, adalah fasilitas bandara modern, ada lif, ada eskalatornya. Juga akan akan dibangun gedung operasi, termasuk di dalamnya tower yang direncanakan akan menjadi icon terminal bandara SSK II. (*)
Mukhtar | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






