Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau tahun ini, Hotel Furaya Pekanbaru berbenah meningkatkan fasilitas yang dimilikinya. Sejumlah sarana dan prasarana pun diperbaiki guna memenuhi standar pelaksanaan PON di Riau.
“Hotel Furaya Pekanbaru ditunjuk sebagai venue pelaksanaan cabang olahraga Bridge pada PON 2012, makanya kami melakukan berbagai pembenahan peningkatan sarana dan prasarana hotel sehingga sesuai dengan standar pelaksanaan PON 2012,” ujar General Manager Hotel Furaya Pekanbaru, Ondi Sukmara, kepada riaubisnis.com di kantornya, Kamis (11/1/2012).
Ondi menjelaskan, ditunjuknya Hotel Furaya Pekanbaru sebagai arena penyelengara Bridge PON 2012 karena letaknya strategis plus sarana dan prasarana yang ada pun berstandar nasional. Selain itu Hotel Furaya Pekanbaru juga dinilai mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan PB PON terkait pelaksanaan cabang olahraga bridge saat PON nanti.
Pasalnya, saat Pra PON beberapa waktu lalu, akomodasi yang diberikan Hotel Furaya Pekanbaru dinilai memadai oleh PB PON. Sehingga dianggap layak untuk menyelenggarakan iven bridge berstandar nasional.
“Untuk penyelengaraan bridge PON 2012, kami siapkan satu lantai penuh plus grand ballroom yang bisa muat untuk 70-80 meja bridge, lahan parkirnya juga diperluas sehingga mampu menampung 400 kendaraan, seluruh kamar dan toilet pun kita perbaiki guna menambah kenyamanan para tamu hotel,” terang Ondi.
Ondi menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan 130 kamar yang nantinya akan digunakan untuk menginap para atlet bridge berikut dengan offisialnya. Meski digunakan sebagai venue cabang olahraga bridge selama PON XVIII berlangsung, Hotel Furaya Pekanbaru tetap akan melayani tamu regular seperti biasanya.
“Jumlah kamar yang tersedia ada sekitar 190 kamar, sejumlah 130 kamar kami alokasikan untuk atlet bridge PON berikut dengan offsialnya. Jadi masih ada kamar tersisa yang bisa dipergunakan untuk tamu reguler menginap,” imbuhnya. (*)
Zuprianto | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






