Jelang PON 2012, Hotel di Riau Diminta Tingkatkan Fasilitas

E-mail Print PDF

Kiri-kanan: Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk, Ketut Budi Wijaya, Ketua DPRD Riau Djohar Firdaus, Gubernur Riau Rusli Zainal dan Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husein memukul kompang saat meresmikan pembangunan Grand Ball Room Hotel Aryaduta PekanbaruJelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun ini, seluruh hotel di Riau diminta tingkatkan fasilitas. Antisipasi tingginya tingkat hunian hotel saat PON nanti.

“Banyak yang datang saat PON nanti, kita minta seluruh hotel di Riau tingkatkan fasilitasnya, kalau bisa berstandar internasional. Ini penting untuk mendukung suksesnya pelaksanaan PON XVIII di Riau tahun ini,” ujar Gubernur Riau (Gubri), HM Rusli Zainal, saat meresmikan Pemancangan Tiang Pondasi Bangunan Grand Ball Room Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (25/1/2012).  

Menurut Gubri, saat PON nanti Riau bakal kebanjiran wisatawan yang ingin menyaksikan PON. Untuk itu Gubri meminta jangan sampai tamu-tamu yang berkunjung ke Riau saat PON nanti tidak terlayani dengan baik. Terlebih kini sudah banyak iven yang digelar di Riau, baik tingkat internasional,nasional, maupun regional sehingga Riau makin dikenal potensi bisnis dan wisatanya.

“Saat PON nanti tentu tingkat hunian hotel makin tinggi, sekarang saja saya dengar beberapa kontingen peserta PON sudah banyak yang memesan hotel di Riau. Ini bagus untuk industri perhotelan dan juga restoran, makanya supaya mereka tidak kecewa, hotel-hotel harus beri fasilitas dan layanan terbaiknya,” jelas Gubri.

Terkait pembangunan Grand Ball Room Hotel Aryaduta Pekanbaru, kata Gubri, sebagai pemegang saham Pemprov Riau mengapresiasi langkah yang dilakukan manajemen Hotel Aryaduta. Gubri berharap agar pembangunan Grand Ball Room bisa selesai tepat waktu, sehingga siap dipakai sebagai salah satu sarana pendukung PON.       

“Pembangunan  Grand Ball Room yang dilakukan manajemen Hotel Aryaduta merupakan langkah positif, ini patut dijadikan contoh kepada hotel-hotel berbintang lainnya yang ada di Riau. Terlebih saat PON nanti perlu sarana dan prasarana pendukung yang mampu menampung hingga ribuan orang,” tandasnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer Hotel Aryaduta Group, Jessy Quantero mengatakan, perekonomian Riau mampu tumbuh dengan pesat, maka perlu dukungan dari semua pihak agar pembangunan di Riau juga bisa tumbuh dengan baik.

“Melaihat lajunya pertumbuhan ekonomi Propinsi Riau dan ibukota Pekanbaru khusunya, maka kami dari manjamen sepenuhnya mendukung pembangunan daerah Riau dengan menempatkan diri sebagai faktor penunjang dalam pembangunan ini,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Jessy, Hotel Aryaduta Pekanbaru merupakan jaringan hotel nasional terbesar ke lima yang turut memfasilitasi kemajuan daerah Riau dengan membangun ruang pertemuan bertaraf internasional.

“Selain itu, keberadaan ballroom ini mendukung propinsi Riau dalam akan mempersiapkan diri dalam perhelatan sebagai tuan rumah PON XVIII September 2012 mendatang,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk, Ketut Budi Wijaya, Ketua DPRD Riau, Djohar Firdaus, serta Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husein.

Sebagai catatan, ballroom tersebut dibangun di atas area seluas 1500 m2 dengan kapasitas lebih dari 2.000 orang. Nantinya ballroom tersebut dibangun dengan sentuhan nuansa arsitektur gaya Melayu yang merupakan ciri khas daerah Riau.

Ballroom yang akan dibangun ini merupakan fasilitas ruang pertemuan salah satu terbesar di Pekanbaru yang dilengkapi dengan sound system kedap suara. Direncanakan pembangunannya bakal selesai Mei tahun ini.

"Jadi bisa dioperasionalkan untuk PON nanti," kata Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk, Ketut Budi Wijaya, (*)

Zuprianto | Edited by Rbc

 

TRANSLATE
Jelang PON 2012, Hotel di Riau Diminta Tingkatkan Fasilitas
Jelang PON 2012, Hotel di Riau Diminta Tingkatkan Fasilitas
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online