Riau ditunjuk jadi tuan rumah International Workshop on South-South Cooperation (SSC ), wadah kerja sama selatan-selatan, yang diikuti 18 negara. Dipilihnya Riau oleh UNESCO, karena memiliki cagar biosfir Giam Siak Kecil yang terkemuka.
Kegiatan pembukanya bakal dilaksanakan di Hotel Labersa Kampar, Selasa (4/10/2011). Gubernur Riau, HM Rusli Zainal mengatakan, SSC ini akan dibuka oleh Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan. Kegiatan ini mengambil konsep Man And Biosfer (MAB) yang akan membahas tentang manusia, kebudayaan dan alam.
“Ini merupakan yang kedua kalinya digelar. Kegiatan ini yang menyelenggarakan UNESCO, lembaga PBB yang berpusat di Paris, Prancis. Kita ditunjuk sebagai tuan rumah karena kita memiliki Cagar Biosfir Giam Siak Kecil,” ujarnya kemarin di Pekanbaru.
Cagar Biosfir Giam Siak Kecil, kata Gubri, merupakan bisofir yang ketujuh di Indonesia dan yang ke 564 dari 109 negara di dunia yang memiliki cagar biosfir. Dipilihnya Indonesia khususnya Riau sebagai tuan rumah pertemuan ini, dikarenakan Indonesia bersama dua negara lainnya di dunia yakni Kongo dan Brazil, merupakan negara dengan jumlah hutan tropisnya cukup banyak.
Selain Indonesia, yang akan jadi peserta yakni Kongo dan Brazil, serta perwakilan dari negara dengan kontribusi penelitian yakni Jepang, China dan Taiwan, selanjutnya 10 negara dari ASEAN, ditambah dengan satu negara dari benua Afrika, Mali, dan dari benua Eropa, Perancis.
"Total jumlah negara yang ikut 18 negara. Sepuluh negara Asean, Satu Afrika yaitu Mali, Eropa yakni Perancis yang merupakan partisipasi," jelasnya.
Di hari pertama, acara berlangsung mendengar laporan sidang SSC I di Kongo lalu. Hari Kedua, ekspos komitmen tiga negara yang tergabung dalam SSC. Hari ketiga lanjutnya, ekspos hasil-hasil riset dan negara-negara yang melakukan konservasi. Hari keempat kunjungan ke lapangan.
"Seperti field trip ke lokasi perkebunan dan pusat riset di perusahaan yang ada di Siak. Lalu mengunjungi Istana Siak untuk memperkenalkan khasanah budaya Melayu," pungkas Gubri. (*)
Zuprianto | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






