Riau Expo 2011 berhasil membukukan transaksi hingga Rp 5 miliar. Indikasi masih ada respon positif para pelaku bisnis di Riau. “Kami sudah rekap melalui sistem pencacahan, transaksi selama Riau Expo 2011 digelar sekitar Rp 5 miliar. Atau naik sekitar 10 persen dari tahun lalu, itu berarti masih ada respon positif dari para pelaku bisnis di Riau,” ujar Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau, Feizal Qamar Qarim, akhir pekan lalu di Pekanbaru.
Cuma, Feizal menyoroti soal perlunya lahan Riau Expo yang lebih luas lagi. Terlebih tahun depan, Riau Expo bakal digelar berbarengan dengan pelaksanaan PON XVIII di Riau.
“Apalagi tahun depan Riau Expo bertepatan dengan pelaksanaan PON di Riau, makanya diperlukan tempat yang lebih besar lagi dari yang sekarang karena diprediksi pengunjung dari seluruh Indonesia yang datang ke Riau untuk menyaksikan PON juga bakal berkunjung ke Riau Expo,” terangnya.
Menurut Feizal, Riau Expo merupakan salah satu upaya dari Pemprov Riau dalam meningkatkan berbagai sektor, seperti industri dan juga infrastruktur. Terutamanya dalam hal mempercepat upaya membangun industri hilir dari beberapa produk perkebunan di Riau, seperti kelapa sawit, karet, kelapa, dan juga sagu.
“Riau Expo kali ini juga ditujukan sebagai sarana promosi bagi hasil-hasil perkebunan utama di Riau dan produk-produk unggulan lainnya. Selain itu, juga akan sangat bermanfaat bagi asosiasi, pengusaha, dan juga pelaku UMKM di Riau. Tak kalah pentingnya adalah juga sebagai promosi bagi PON 2012 nanti di Riau,” pungkasnya.
Riau Expo 2011 diselenggarakan di eks Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru dari 17-24 September 2011. Dengan berbagai stand yang ditampilkan, UMKM, instansi pemerintah, BUMD, swasta, dan hiburan disajikan selama penyelenggaraan Riau Expo.(*)
Zuprianto | Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






