PT XL Axiata Tbk. (XL) mengumumkan hasil laporan keuangan yang telah diaudit untuk periode tahun 2011 dengan kinerja yang sangat baik pada pendapatan layanan data. Pendapatan meningkat sebesar 7% year-on-year (YoY) ke Rp18,92 triliun, yang didorong oleh peningkatan yang signifikan pada pertumbuhan layanan data sebesar 61%. Pendapatan layanan VAS (Value Added Service) menurun sebesar 57% di kuartal ke-empat, yang dipengaruhi oleh adanya Surat Edaran/instruksi pemerintah (BRTI) mengenai layanan Jasa Pesan Premium, namun total pendapatan di Q4’11 masih mampu tumbuh sebesar 3% QoQ disebabkan oleh tumbuhnya pendapatan layanan data 18% dan SMS 8%. Selain itu, untuk layanan percakapan selama Q4’11 juga mengalami pertumbuhan sebesar 4% QoQ.
“Kami telah melihat kenaikan yang besar pada penggunaan layanan data dan peningkatan di penggunaan layanan data kami dengan kenaikan kontribusi pendapatan layanan data sebesar 15% terhadap total pendapatan layanan telekomunikasi dibanding 10% tahun sebelumnya serta kontribusi pendapatan selain percakapan sekarang telah mencapai hampir 50%. Pengguna layanan data sekarang telah melebihi setengah dari total pelanggan kami sedangkan trafik layanan data telah naik tiga kali lipat,” ujar Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL dalam keterangan persnya, Rabu (1/2/2012)
Dengan adanya peningkatan permintaan terhadap layanan data untuk kecepatan yang lebih baik dan koneksi yang dapat diandalkan, XL mengeluarkan promosi Hot Rod 3G+, paket layanan data berbasis volume dengan kecepatan hingga 3,6 Mbps, yang tersedia di 4 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, dan Denpasar. Selain itu, untuk memenuhi pertumbuhan populasi jaringan sosial, XL menawarkan program Free Facebook Forever dan Tweet Terus-terusan yang menawarkan akses gratis ke Facebook dan Twitter sampai dengan 2,5 MB.
Untuk mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat atas tersedianya layanan data serta meningkatkan penggunaannya, XL meluncurkan motto baru, XLangkah Lebih Maju, untuk
membangun kesadaran atas jaringan 3G dan kemampuan XL untuk menyediakan jaringan data yang cepat, jelas dan handal. Pengguna layanan data sekarang berjumlah sebanyak 25,5 juta, 55% dari total pelanggan XL dan trafik penggunaan data telah tumbuh cepat sebesar 295% dari 2,7 Petabyte tahun lalu menjadi 10,6 Petabyte di tahun 2011.
Upaya untuk mempertahankan layanan percakapan terus menunjukkan hasil melalui paket Ampuh, yang menawarkan kepada pelanggan gratis 1.440 menit gratis dan 10.000 SMS gratis selama 24 jam. Hal ini menunjukkan peningkatan terhadap total pelanggan meskipun setelah liburan ‘Lebaran’, pelanggan meningkat sebesar 3 juta di kuartal keempat sehingga total pelanggan pada akhir 2011 berjumlah 46,4 juta.
Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) meningkat sebesar 1% YoY mencapai Rp 9,3 triliun dengan marjin sebesar 49% dan laba bersih bertahan pada Rp 2,8 triliun untuk periode 12 bulan yang berakhir di bulan Desember 2011.
“Dengan adanya penerapan yang baik yang berfokus pada perluasan jaringan untuk meningkatkan cakupan jaringan layanan data, kami berhasil mencatat jumlah pembangunan BTS 2G dan 3G terbesar dalam setahun sepanjang sejarah. Kami juga terus berkomitmen untuk menyediakan akses dan pengalaman terhadap layanan data yang lebih baik bagi pelanggan”, tambah Hasnul.
Untuk 12 bulan terakhir, XL memperkuat jaringan 3G dengan menambah lebih dari 6.000 BTS dan sebanyak 81% BTS 3G hingga mencapai total 4.910 BTS dan total BTS 2G dan 3G pada akhir 2011 berjumlah 28.273 BTS. Hal ini juga didukung oleh migrasi ke jaringan berbasis IP yang berlangsung terus-menerus, mengembangkan transmisi dan menambah jaringan Core agar dapat member pengalaman yang lebih baik untuk pelanggan. Fokus terhadap penyediaan kualitas jaringan yang lebih baik juga dapat dilihat dari adanya penggunaan tenaga outsource untuk pengaturan layanan jaringan di bulan April 2012.
XL mencatat pengeluaran pembelanjaan modal sebesar Rp 6,5 triliun pada tahun 2011, dimana lebih dari setengah diinvestasikan untuk bisnis layanan data. Posisi keuangan XL tetap sehat di 2011 dengan peningkatan pada rasio hutang, rasio hutang bersih terhadap laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi membaik menjadi 1.0x dari 1.1x tahun sebelumnya.
“Dengan adanya hasil yang positif di 2011, kami dengan senang hati mengumumkan pengajuan rasio pembayaran dividen yang lebih tinggi yaitu sebesar 35% dari laba bersih yang dinormalisasi di 2011. Dividen yang diajukan tersebut akan dibayarkan pada tahun 2012 dan akan melalui persetujuan para pemegang saham pada RUPS mendatang,” tambahnya. (*)
Mukhtar | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






