XL Genjot Layanan Data 2 Kali Lipat di Tahun Naga Air

E-mail Print PDF
Dalam upaya meningkatkan pendapatan, seiring dengan tumbuhnya layanan data, XL terus menggenjot layanan data tersebut sampai dua kali lipat pada tahun 2012 ini. Seperti diketahui, layanan data diposisikan sebagai kompensasi atas tren turunnya layanan voice dan SMS.

“Kita tahu, kemarin bisnis agak menurun. Nah, untuk itu, kita targetkan layanan data tumbuh dua kali lipat tahun ini,” ujar Dian Siswarini, Director of Technology Content and New Business XL dalam keterangan persnya kepada riaubisnis.com, Kamis (26/1/2012).

Dian menegaskan bahwa sampai kuartal III, pertumbuhan layanan data XL mencapai 35 persen dengan kontribusi kepada pendapatan keseluruhan sebesar 23 persen. Adapun SMS hanya memberikan 20 persen kontribusi pendapatan. Layanan voice bahkan turun 8 persen.

Dari sisi pendapatan total, sampai kuartal ketiga 2011, XL meraih Rp13,9 triliun, dengan rincian pendapatan dari layanan voice Rp5,8 triliun, SMS Rp2,9 triliun, data dan VAS Rp2,4 triliun, SMS interkoneksi Rp1,3 triliun, infrastruktur Rp1,2 triliun dan pendapatan lain-lain mencapai Rp147 miliar.

Untuk menumbuhkan industri, yang harus dilakukan adalah menumbuhkan layanan data dan konten aplikasi, dan 

Kita ingin peralihan yang positif tentang konten. Harapannya, semoga orang mulai pakai konten lagi. Kami juga berharap moratorium terkait konten juga segera dicabut agar mampu menopang industri telekomunikasi kembali,” ucapnya.

Seperti diketahui, XL baru saja meluncurkan konten aplikasi baru yakni XL Blaast yang menawarkan pengalaman aplikasi rasa lokal yang dapat dinikmati sampai pada perangkat ponsel fitur pengguna. Peluncuran konten aplikasi tersebut juga merupakan salah satu cara untuk membangun kepercayaan publik terhadap konten.

2012, Pelanggan XL Diperkirakan Naik 10 Persen

Sementara itu manajemen XL Axiata Tbk mengatakakan bahwa pendapatan perusahaan sepanjang tahun 2011 naik sekitar beberapa persen dibanding 2010. Tipisnya kenaikan itu salah satunya akibat turunnya kontribusi yang berasal dari content hingga 80 persen.

Direktur Utama XL Axiata, Hasnul Suhaimi mengatakan kalau layanan content turun 80 persen, yang salah satunya masalah sedot pulsa waktu itu. Karena ada sedikit kesalahan, semua kena,  selain itu  lini bisnis content, penurunan pendapatan juga terjadi di unit bisnis suara atau voice.

Nah, yang naik itu layanan data. Tapi senaik-naiknya, layanan data itu base-nya kecil,.

XL menargetkan pertumbuhan pelanggan pada tahun ini bakal naik 10 persen. Targetnya, XL akan membidik sebanyak 49-50 juta pelanggan hingga akhir tahun ini.

Dengan semua target yang dicanangkan perusahaan itu, Hasnul berharap target pendapatan XL di tahun Naga Air ini bisa naik 6-8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tapi, saat ini (laporan keuangan tahun 2011) masih diaudit, Jumat baru keluar, ungkapnya.

Sepanjang tahun lalu, Hasnul mengungkapkan, kontribusi pendapatan perusahaan yang berasal dari data dan internet mencapai 21 persen. Sumber pendapatan lain berasal dari bisnis layanan suara sebesar 2 persen, dan bisnis nada dering atau ring back tone (RBT) serta pesan layanan singkat (short message service/SMS) premium mencapai 26 persen.

Tahun ini, menurut Hasnul, perusahaan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 6 triliun. Seluruh kebutuhan dana itu rencananya diperoleh dari kas internal perusahaan.

Arus kas kami positif. Posisi tahun lalu Rp 9-10 triliun. Jadi masih cukup,” pungkasnya. (*)

Erfan Panca | Edited by Rbc

 

TRANSLATE
XL Genjot Layanan Data 2 Kali Lipat di Tahun Naga Air
XL Genjot Layanan Data 2 Kali Lipat di Tahun Naga Air
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online