Kepopuleran Macbook Air dari Apple memberi inspirasi pada setiap vendor laptop untuk membuat komputer sejenis. Alasannya, pasar laptop mulai stagnan dengan kehadiran netbook yang lebih simple. Sebagai pesaing, model ultrabook pun gencar diluncurkan untuk memenuhi permintaan pasar.
Acer Aspire S3 dengan prosesor Intel Core i5 merupakan salah satu peroduk unggulan Acer untuk kelas ultrabook. “Ultrabook ini dibuat sebaik mungkin baik dari sisi keindahan, kinerja, ataupun kualitas visual game yang dihasilkannya. Balutan aluminium di sekujur sisinya membuat Acer Aspire S3 menjadi terlihat gagah dan mewah,” papar Lia, marketing Plasa Kom Pekanbaru, kepada riaubisnis.com, Jumat (25/11/2011) di Pekanbaru.
Dengan berat hanya 1,3 kilogram, ketebalan 13 milimeter, dan layar seluas 13 inci, Aspire S3 tak lebih berat dari netbook berlayar 10,1 inci. Desainnya yang ultra-aerodinamis juga membuat S3 nyaman dan mudah dibawa ke mana pun.
Layar seluas 13,3 inci terlihat jelas dan terang berkat lampu LED yang menjadi sumber pencahayaan.
Salah satu yang menarik adalah Acer S3 memakai keyboard jenis Chiclet yang sedang populer. Sedangkan trackpad didesain cukup lebar dan nyaman untuk digunakan. Trackpad ini dibuat sedikit bertekstur agar jari terasa enak ketika menggeser kursor.
Ultrabook memang tidak dilengkapi optical drive. Acer menyediakan dua port USB 2.0 yang letaknya berada di bagian belakang.
Acer mengklaim, dalam mode deep sleep, baterai Aspire S3 bisa bertahan selama 50 hari. Jadi, ketika S3 ditinggalkan dalam keadaan hidup, kemudian masuk ke mode deep sleep dan baru dinyalakan lagi 50 hari kemudian, baterai masih tetap terisi dan Ultrabook siap digunakan kembali.
Satu fitur menarik lainnya adalah dibenamkannya teknologi Dolby Home Theatre V4. Dari teknologi ini suara musik yang dikeluarkan dari Acer Aspire S3 sangat keras. “Harganya sekitar Rp 8 juta,” tutupnya saat itu.(*)
Heru I Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






