Pembangunan Superblock Green City menjadi salah satu bukti, Kota Pekanbaru tengah dilirik sebagai wilayah pengembangan investasi cukup potensial dan menjanjikan. Tentunya, pembangunan ini akan berperan menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, saat peletakan pondasi utama Green City, Presiden Direktur PT Basko Green Tower, H Basrizal Koto, memberi kesempatan bagi beberapa pembeli unit-unit properti Green City untuk menikmati harga khusus. Pengusaha asli Minang ini menetapkan banderol pre selling (sebelum penjualan berjalan) sekitar Rp 18 juta per meter yang berlaku untuk apartemen dan unit perkantoran.
"Saya ingin memberikan kesempatan pada saat breaking ground ini untuk memiliki properti di Green City hanya dengan Rp 18 juta per meter. Bayangkan, hanya denagn Rp 18 juta per meter, kita telah bisa tinggal di antara Jalan Jenderal Sudirman dan Pangeran Diponegoro," kata dia, Senin (10/10/2011) saat membuka acara.
Selain itu, promo pemasaran juga diberikan kepada pembeli pertama unit-unit apartemen Green City. Basrizal menyebutkan, lima puluh pemesan pertama yang telah mengajukan aplikasi dan dinyatakan memenuhi semua persyarakat, akan disuguhkan potongan harga 15 persen dari total harga properti tersebut.
Apartemen Green City dibangun pada dua menara 16 lantai yang berdiri di atas Green Mal. Bangunan tersebut terdiri dari 400 unit apartemen yang dipasarkan dengan berbagai ukuran, mulai dari 4 x 8 meter. Selain itu, Green City juga memuat office tower dengan kapasitas 18 lantai.
Menurut H Basrizal Koto, Green City akan dibangun di atas lahan seluas dua hektare dengan total luas bangunan 120 ribu m2. Kawasan ini juga berada di lokasi sangat strategis, karena bisa diakses dari Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro. Sedangkan pembangunannya menggunakan konsep ramah lingkungan.
"Sejauh ini, persiapan untuk kegiatan ini telah dilakukan dengan maksimal. Kita harap saat acara nanti semua berjalan dengan lancar sehingga masyarakat bisa memahami konsep yang kita rancang terkait pembangunan Green City ini," tuturnya.(*)
Heru I Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






