Merasa tak dilibatkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII tahun 2012 di Riau, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Riau bakal mengadu ke Gubernur Riau (Gubri). Padahal Iwapi Riau dinilai punya potensi besar untuk membuat dan memasarkan suvenir khas Riau untuk PON.
“Di Riau Expo kemarin saja kami tak dilibatkan, apalagi PON, sama tidak dilibatkan juga. Kami sesalkan sikap PB PON dan pemda karena tak mau memberdayakan pengusaha wanita yang umumnya bergerak di bidang usaha kecil,” ujar Ketua Iwapi Riau, Irma Hafidach Rahman, kepada riaubisnis.com, Senin (24/10/2011) di Pekanbaru.
Irma sendiri mengaku tidak tahu mengapa Panitia Besar PON 2012 mengacuhkan Iwapi Riau. Khususnya soal keterlibatan dalam membuat dan memasarkan suvenir PON. Padahal, menurutnya, banyak anggota Iwapi Riau yang potensial apabila diberikan peluang untuk berkreasi dalam membuat souvenir PON 2012.
“Anggota Iwapi Riau banyak yang potensial, terutama untuk membuat dan memasarkan suvenir PON. Kan sayang kalau suvenir malah diambil dari luar Riau, padahal banyak pelaku usaha kecil di sini yang bisa diberdayakan,” ucap Irma ketus.
Melihat ini, Iwapi Riau tak tinggal diam. Irma mengungkapkan, pihaknya berniat bertemu Gubernur Riau, HM Rusli Zainal untuk mencurahkan kekesalan mereka karena tak dilibatkan di PON 2012.
“Dalam waktu dekat ada audiensi dengan Gubri. Saat itulah kami akan meminta penjelasan langsung kepada Gubri mengapa kami tidak dilibatkan di PON 2012, apalagi Gubri juga sebagai penasehat kami,” ungkapnya. (*)
Zuprianto | Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






