Berawal dari kegemaran menyantap sop buah, Janu Setiawan, bersama kekasihnya, Hanjani, kini dapat membuka usaha sop buah secara mandiri. Untuk memantapkan cita rasa usahanya, Janu memulai karir dengan bekerja sama dengan sop buah parahiyangan yang berada di Gobah, Pekanbaru.
‘’Awalnya saya dan pacar saya sering minum sop buah parahiyangan di Gobah. Karena kegemaran ini, kita sepakat untuk membuah usaha sob buah sendiri. Saat ini kita masih bekerja sama dengan Sop Buah Parahiyangan, baik itu dari penggunaan nama maupun resepnya’’, tutur Janu yang ditemui riaubisnis.com, Senin (4/7/2011) di tempat usahanya.
Melalui kreasi tangannya sajian sop buah parahiyangan ala Janu jadi makin menarik. Buah yang disajikan pun semakin beragam, seperti semangka, melon, apel, pir, jagung, buah naga, lengkeng, anggur, dan kelapa. Buah-buah tersebut dipotong dalam ukuran kecil dan dicampur dalam satu wadah.
Sebelum menetapkan harga Rp 7.000 per cup sop buah seperti saat sekarang ini, rupanya Janu harus berjuang keras agar usahanya bisa diterima konsumen. “Pernah saat baru pertama kali beroperasi saya memberikan satu cup sop buah secara gratis bagi konsumen yang membeli dua cup sop buah miliknya. Tidak hanya dilingkungan usaha dan teman-teman yang datang, saya juga pernah menawarkan sop ini secara langsung kepada dekan saya,” ujar mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini.
Tidak hanya itu, sepasang kekasih ini juga mengembangkan ide kreatif lain untuk mempromosikan produknya. “Rata-rata pembeli di sini 'kan mahasiswa. Jadi untuk sarana promosinya kami memberikan door prise bagi pelanggan yang membeli 2 cup sop buah,” tuturnya saat ditemui di tempat usahanya di Jalan Binakrida, Panam, Pekanbaru.
Selain itu, mulai 4 Juli, juga disediakan hadiah seperti binder, kalender, pena, dan flashdisk berkapasitas 2 gb kepada pembeli yang beruntung. Janu mengaku, ide yang ia peroleh merupakan hasil sharing bersama Hanjani. Selain itu Janu juga banyak belajar dari komunitas enterpreneur tempatnya bergabung. Ia juga sering membaca buku yang berhubungan dengan kewirausahaan.
Meski baru berdiri 5 Mei lalu, usaha milik Janu ini boleh terbilang sukses. Dari penuturannya, ia bisa mendapat omzet minimal Rp 200 ribu setiap hari. Bahkan jika pelanggan sedang ramai ia pun bisa memperoleh keuntungan hingga Rp 700 ribu dalam sehari.
Saat ini Janu telah bisa mempekerjakan dua orang karyawan yang merupakan juniornya di kampus. Usaha yang dilakukannya ini merupakan langkah awal dalam berdagang sop buah. Janu berharap usaha yang ia lakoni saat ini bisa sukses.
‘’Harapan saya semoga usaha ini ke depan sukses. Selain itu di tahun 2011 ini saya ingin membeli dua gerobak untuk menambah keanekaragaman jualan saya’’, ungkap pria yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha sukses ini.(*)
Mg1 | Edited by Heru, Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






