Berbekal pengalaman memelihara ayam di kampung halamannya Sukabumi, Ai Sumiati kembali menerapkannya di Bumi Lancang Kuning. Yang ia ternakan bukan ayam biasa, tetapi ayam bangkok yang bibitnya sengaja ia datangkan dari kampung halamannya, Sukabumi, Jawa Barat.
“Bibit kita ambil dari Sukabumi, karena, di sana memang telah lama ayam bangkok dibudidayakan. Walaupun harga bibit ayam bangkok lebih mahal daripada ayam biasa tetapi keuntungan juga lebih baik,” kata Ai
Beberapa waktu lalu, jumlah Ayam Ai sempat mencapai 700 ekor tetapi sekarang Ia menguranginya hingga menjadi 100 ekor saja. Hal ini Ia lakukan karena pada bulan November merupakan bulan transisi dari musim panas ke musim hujan dan hal ini merupakan musim penyakit jadi sebelum memasuki bulan November Ia telah banyak menjual ayamnya.
“Bulan seperti ini sangat beresiko untuk memiliki banyak ayam karena mudah terserang penyakit. Sehingga kita kurangi. Dibeberapa tempat sudah banyak ayam yang sakit,” tutur Ai.
Peternak yang telah menjadi binaan Dinas Peternakan Provinsi Riau sejak 2002 ini menjadi nasabah Bank Riau Kepri sejak tahun 2009 dan tergabung dalam kelompok Mitra sejati yang beralamat di Dusun Bangun Mulyo, Desa Pasir Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, dengan besar pinjaman Rp 105 juta. Ia sendiri mendapatkan bagian pinjaman sebesar Rp 15 juta.
Saat ini setiap bulan Ai mampu menjual 10 ekor ayam Bangkok dengan harga perekor Rp 1 juta dan 50 kg ayam potong. Tingginya harga ayam Bangkok karena ayam bangkok tidak dilihat dari beratnya tetapi keindahan bulu dan perawakannya.
Dibantu Suaminya, selain beternak Ayam Ai juga beternak sapi, saat ini ia memiliki 2 ekor sapi, dimana sebelumnya berjumlah 8 ekor yang terpaksa Ia jual untuk mengobati anaknya. Ibu dari 3 orang anak dan 6 orang cucu ini tetap merasa bahagia menjalankan kehidupannya sebagai seorang peternak Ayam. Baginya tiada hari hanya untuk berpangku tangan. Pengalaman susahnya menjalani hidup di Pulau Jawa telah memecut dirinya untuk tidak menyianyakan kesempatan yang terbuka luas di tanah Riau.
Ia merasa sangat senang bisa mendapatkan bantuan dari Bank Riau kepri karena ini membuat ia mampu mengembangkan semua usaha yang sekarang ia jalankan. Kredit yang Ia ambil sekarang sebentar lagi akan selesai maka Ia berharap untuk dapat kembali mendapatkan pinjaman dengan nilai yang lebih besar.
Ai optimis semua usahanya akan berkembang mengingat hingga saat ini kadang ia mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan konsumen akan ayam bangkoknya. (*)
Zuprianto | Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






