PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) kembali berpeluang untuk mengolah ladang minyak di Blok Siak, Riau yang masa kontraknya akan berakhir pada 2013.
“Kemungkinan Chevron yang selama ini mengelola Blok Siak akan kembali mengelolanya,” kata Kepala Dinas Humas dan Kelembagaan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Budi Handoko seperti dilansir Sindonews, Selasa (10/1/2012).
Namun untuk kembali mengelola Blok Siak, Chevron harus mengikuti mekanisme seperti tender yang nantinya akan diikuti oleh peminat perusahaan lain, baik perusahaan daerah maupun nasional.
“Namun keputusan siapa yang akan mengelola Blok Siak berada di tangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelah ada MoU, baru kewenangan kami," tandasnya.
Pemerintah sebelumnya telah mengisyaratkan Chevron yang dulu bernama Caltex akan kembali mengelola Blok Siak. Kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) Chevron Blok Siak sendiri telah ditandatangani sejak 1991. Artinya, kontrak Chevron di Blok Siak sebanyak 22 tahun dan akan berakhir pada 2013. (*)
Mukhtar | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






