Pemkab Pelalawan membuktikan keseriusannya dalam mewujudkan profesinalisme dan transparansi dalam manajemen pengadaan barang dan jasa yang dibiayai anggaran negara. Ini dibuktikan dengan digelarnya launching Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada Rabu (30/11/2011) di Pelalawan.
Peresmiaan LPSE kesepuluh di Provinsi Riau ini terselenggara berkat kerja sama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang (LKPB) dengan bagian pembangunan Setda Pelalawan. Seperti dilansir Riau Pos, Kamis (1/12/2011), peresmian ini dilakukan oleh Sekda Pelalawan, Zardewan, yang didampingi Kasubdit Pembinaan dan Pengelolaan LKPP, Slamet Budi Harto, dan disaksikan Asisten II Setda, Darwis Alkadam yang juga ditunjuk sebagai ketua.
Dalam sambutannya, Sekda Pelalawan, Zardewan mengatakan, penyelenggaraan LPSE ini selain berguna untuk peningkatan transparansi dan profesionalisme, juga untuk melaksanakan ketentuan Perpres Nomor 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintahan.
Proses pembentukan LPSE di Kabupaten Pelalawan ini sebenarnya sudah dimulai sejak pertengahan 2009 lalu. Kemudian, ditindaklanjuti dengan penertiban Perub Nomor 40/2010 tentang Unit LPSE, dan Peraturan Bupati Nomor 14 tentang Implementasi e-Procurement di Lingkungan Pemkab Pelalawan.
“Diharapkan, pada 2012, seluruh SKPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pelalawan dapat memanfaatkan sistem layanan pengadaan secara elektronik dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di SKPD masing-masing,” ujar Zardewan dalam sambutannya.
Zardewan yang hadir mewakili Bupati Pelalawan mengungkapkan, Pemkab Pelalawan akan terus melakukan penataan dalam pengelolaan manajemen pemerintahan. Penataan berkesinambungan itu dilakukan, karena Pemkab Pelalawan meyakini bahwa hanya dengan pengelolaan manajemen pemerintahan yang profesional saja proses pembangunan bisa bergerak semkin cepat.
Ketua LPSE Pelalawan, Darwis Alkadam mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai perangkat pelaksanaan sistem pengadaan secara elektronik di Pelalawan.(*)
Mg1│Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






