Enam Perusahaan MoU Bangun Jalan Simpang Lago-Buatan II

E-mail Print PDF

Setelah melalui proses perbincangan yang cukup lama, akhirnya pembangunan Jalan Simpang Lago-Buatan II segera dilakukan oleh enam perusahaan bersama Pemkab Siak dan Pemprov Riau.

Bahkan awal April, antar perusahaan bersama pemerintah akan menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk pembangunan jalan dengan kekuatan beban 10 ton (MST).

 

“Sudah tidak ada masalah lagi tentang budget sharing jalan Simpang Lago-Buatan II. Untuk dananya sudah disetujui masing-masing perusahaan yang terkait dengan jalan tersebut. Awal April kita tinggal melakukan penandatangan MoU yang akan dikoordinir oleh Pemprov Riau,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Siak, Irving Kahar Arifin, di Siak, Rabu (30/3/2011).

 

Dikatakan Irving, panjang jalan yang rusak dan akan diperbaiki secara patungan ini mencapai 14,8 kilometer dari total panjang jalan tersebut 34 Km. Namun dalam pembiayaannya tidak menentukan besaran biaya, tapi melalui persentasi dan yang dominan mengeluarkan dana besar adalah PT RAPP. Karena umumnya jalan tersebut dilewati kendaraan bermotor dengan muatan tinggi.

 

Menurutnya lagi, ke enam perusahaan yang akan melakukan budget sharing dari hasil kesepakatan, yakni PT RAPP akan mengerjalan sepanjang 5 Km, PT Medco sepanjang 1 Km, PT Pertamina sepanjang 1 Km, PTPN V sepanjang 1 Km, PT Asian Agri sepanjang 1 Km, PT Musimas sepanjang 1 Km, Pemprov Riau sepanjang 2,8 Km dan Pemkab Siak sepanjang 2 Km.

 

“Setelah dilakukan penandatangan kesepakatan, maka pembangunan jalan tersebut akan segera dilakukan. Sehingga menjelang PON 2012 nanti jalan tersebut sudah mulus, dan tidak ada lagi jalan yang rusak dan ke depan juga pemeliharaannya akan dilakukan sesuai porsinya masing-masing,” ujarnya seperti di lansir Riau Pos, Kamis (31/3/2011).

 

Namun kata Irving, untuk pengaturan kendaraan yang bermuatan melebihi 10 ton, juga sudah disepakati dan Dinas Perhubungan yang akan melakukan pengawasan di lapangan. Jika ada kendaraan yang membawa barang melebih 10 ton, maka sanksinya jika mengalami kerusakan tentu perbaikannya akan dilakukan oleh perusahaan tersebut.

 

“Kita minta pengawasannya dari Dishub, kalau ada yang membawa barang melebihi tonase harus diberikan sanksi. Sehingga jalan itu tahan lama dan bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

 

Sedangkan terkait pembangunan jalan Simpang Minas-Perawang, Irving juga menyampaikan, untuk membicarakan pembangunan itu sebelumnya memang sudah didudukkan bersama, namun belum mencapai kesepakatan.

 

Karena dari beberapa perusahaan yang hadir memfokuskan untuk pembangunan jalan Simpang Lago-Buatan II, karena jalan itu untuk persiapan PON. Makanya ungkap Irving, untuk membicarakan itu kembali akan dijadwalkan awal April nanti, termasuk Simpang Km 11 Buatan menuju ke arah Pelabuhan Tanjung Buton.

 

Sehingga menjelang PON nanti, seluruh jalan di Kabupaten Siak sudah bagus, apalagi jalan yang menjadi lintasan cabang olahraga balap sepeda. Tapi, untuk sementara penanganan jalan itu dilakukan PT IKPP dan PT Arara Abadi, dan ada beberapa ruas jalan yang rusak sudah mulai diaspal.

 

“Kita sangat berterimakasih adanya inisiatif perusahaan untuk memperbaiki, meski di jalur itu tidak hanya perusahaan mereka yang lewat dan ada perusahaan lain yang melintasi jalan itu seperti PT Pelindo dan perusahaan lainnya,” ujarnya.

 

Namun Irving menargetkan, pembangunan jalan melalui budget sharing ini akan menjadi prioritasnya, karena pihaknya tidak menginginkan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak, khususnya yang memanfaatkan jalan tersebut hanya diam saja.

 

Bahkan selama ini masyarakat yang menderita, tentu ini harus melibatkan perusahaan. Sehingga tidak terkesan perusahaan mau hasilnya saja dan tidak mau menanggung perbaikan jalan. ‘’Kita sudah bicarakan, dan kita tinggal menunggu kesepakatannya saja. Karena ini juga untuk kepentingan bersama,’’ ujarnya.(*)

Parlindungan | Edited by Rbc

TRANSLATE
Enam Perusahaan MoU Bangun Jalan Simpang Lago-Buatan II
Enam Perusahaan MoU Bangun Jalan Simpang Lago-Buatan II
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online