Banyak cara yang dilakukan untuk meminimalisir kemiskinan. Salah satunya adalah, melalui program hibah bibit sawit. Berdasarkan usulan anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Riau, masyarakat di sejumlah kecamatan yang tergolong perlu dikembangkan, terutama karena mayoritas masyarakatnya hidup dalam taraf kemiskinan, program ini sangat cocok diberlakukan.
”Kita sudah menginventarisir dan turun ke daerah-daerah, setidaknya ada tiga kecamatan yang mutlak mendapatkan prioritas untuk dikembangkan pemberdayaan ekonomi penduduknya, hal itu bisa dilakukan dengan menggesa sektor perkebunan,” sebut Wakil Ketua Komisi I DPRD Rohil, HM Bachid Madjid, di Pondok Pesantren Modern Al Majidiyah, Baganbatu, Kamis (28/7/2011).
Ada tiga kecamatan yang dinilai sangat pantas diberikan hibah bibit sawit, yakni, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu, dan Pujud. Menurutnya, sejumlah kecamatan tersebut harus diperhatikan, dan rumus untuk memerangi kemiskinan adalah dengan menarik masyarakat untuk memanfaatkan potensi perkebunan seoptimal mungkin.
Dijelaskannya, dalam proyeksi program tersebut, diharapkan, kepada pihak pemerintah tiap kecamatan dimaksud menyediakan lahan sekitar 120 hektare. Setelah itu, diberikan hibah bibit sawit dari bibit unggul Dumpy, yang rata-rata mampu menghasilkan dua ton tandan buah segar di lahan seluas dua hektare.
Usulan yang digagas oleh Bachid ini, sudah diterima dalam rapat Badan Musyawarah DPRD Rokan Hilir beberapa waktu lalu. “Selanjutya, Dinas Perkebunan yang akan melakukan pendataan di lapangan, Bappeda juga sudah menyetujui, begitu juga Ketua Panitia Anggaran DPRD,” ujar Bachid seperti dilansir Riau Pos, Jumat (29/7/2011).
Ia mengharapkan, agar program itu, nantinya bisa terealisasi dengan baik, dan pada 2012 penghibahan bibit sawit sudah bisa ditanam oleh masyarakat. “Maka kami mengimbau kepada aparatur desa, khususnya penghulu agar memudahkan pengurusan surat tanah warganya, harapnya.
Dengan demikian, lanjutnya, warga bisa lebih cepat mendapatkan hibah bibit sawit tersebut. Masyarakat kita harus kaya di buminya sendiri. Dan dirinya yakin, bila program ini didukung oleh semua pihak, maka pasti akan berhasil. “Intinya, kita sudah berbuat dan mengupayakan yang terbaik untuk mengentaskan kemiskinan bagi masyarakat kita,” urai Bachid.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






