Guna meningkatkan produksi, khususnya di sektor pertanian tanaman pangan yang mampu menggairah pendapatan masyarakat, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rohil mencoba menerapkan sistem baru. Yakni, mengoptimalkan potensi di sektor pertanian tanaman pangan dengan menerapkan sistem terpadu.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rohil, Bakhtiar, di Bagansiapi-api, Rabu (6/4/2011). “Kita mencoba menerapkan sistem pertanian terpadu. Konsep pertanian terpadu itu sudah ada. Kalau konsep ini bisa dikembangkan, maka pendapatan masyarakat bisa bertambah meningkat,” kata Bakhtiar seperti dilansir Riau Pos, Kamis (7/4/2011).
Sistem pertanian terpadu yang bakal diterapkan ini, tambah Bakhtiar, dilaksanakan di areal persawahan yang didukung oleh sarana pengairan yang menggunakan pola Tata Air Mikro (TAM). Daerah sasaran untuk kegiatan sistem pertanian terpadu tersebut direncanakan dipusatkan di daerah-daerah sentra produksi yang berada di wilayah Kecamatan Rimbamelintang.
“Seiring dengan padi ditanam, saluran yang dalam TAM itu, ditaburkan ikan-ikan air tawar. Setelah panen padi selesai, maka ikan-ikan air tawar juga bisa dipanen. Malahan, dengan dilepaskan ikan air tawar itu, maka pematang sawahnya bisa dijadikan tempat istirahat sambil memancing,” kata Bakhtiar.
Selain itu, tambah Bakhtiar, di sekitar pematang hingga ke jalan-jalan, usaha tani ditanami dengan tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan. Inilah konsep sistem pertanian terpadu yang bakal kita laksanakan.
“Kalau ini bisa diwujudkan, saya kira masyarakat bisa menikmati keuntungan besar. Kalau selama ini, hanya memanen padi, maka dengan menerapkan sistem ini, masyarakat bisa memanen hasil yang lain. Dengan ini jelas ekonomi pendapatan masyarakat bakal bisa meningkat,” kata Bakhtiar.
Malahan, buah-buahan yang bakal ditanam melalui sistem tersebut, dapat menjadi sentra unggulan dan menjadi ciri khas bagi daerah. “Misalnya, tanaman manggis ditanam di Kecamatan Tanahputih Tanjungmelawan. Kalau orang mau manggis, bisa datang ke sana. Termasuk tanaman kelengkeng di Simpangkanan dan durian di Batuhampar,” papar Bakhtiar.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






