Ditjen Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia menganggarkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk pembangunan fasilitas sekitar kompleks Istana Sayap di Pelalawan. Anggaran sebesar itu dikucurkan selama beberapa tahun anggaran, dimulai tahun anggaran 2010 dan berakhir 2014. Proyek ini dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Riau pada Dinas Pekerjaan Umum.
“Kita sudah diberitahu bahwa pemerintah pusat akan membangun fasilitas luar istana dengan pagu dana Rp2 miliar dan dilaksanakan oleh provinsi. Berarti Istana Sayap di Pelalawan itu sudah mendapatkan perhatian yang cukup baik,” jelas Camat Pelalawan, Martias seperti dikutip riaupos.com.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov Riau telah menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Menurut kesepakatan tersebut, kata Martias, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap. Setiap tahun akan dilakukan evaluasi tingkat keberhasilannya. Apabila proyek tersebut berhasil, maka pada tahun berikutnya dapat dilanjutkan. Namun bila gagal, kemungkinan tidak dilanjutkan lagi.
Dikatakan Marthias, untuk 2010 ini, kompleks Istana Sayap akan mendapatkan tiga fasilitas tambahan melalui program tersebut. Yaitu satu paket pembangunan gapura, satu gazebo di pinggir sungai dan proyek areal parkir istana. “Pembangunan sudah mulai jalan, ada gazebo, gapura dan paving block areal parkir. Kita berharap proyek ini berjalan lancar sehingga evaluasi akhir tahun nanti tidak dianggap gagal,” jelasnya.
Pembangunan Istana Sayap Pelalawan rampung pada tahun 2006 lalu. Namun karena beberapa kendala seperti musibah banjir. Maka pembukaan istana ini terlambat beberapa tahun berikutnya. Diharapkan dengan adanya bantuan proyek pemeritah pusat kali ini, percepatan kemajuan istana tersebut lebih besar. (*)
Mukhtar | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






