Disbun Diminta Awasi Pembangunan Kebun Karet Masyarakat Miskin

E-mail Print PDF

Rencana Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perkebunan (Disbun) untuk membangun kebun karet bagi masyarakat miskin, mendapat sambutan yang antusias dari para petani. Para petani pun meminta, Disbun untuk melakukan pengawasan ketat agar program tersebut tepat sasaran dan maksimal.

“Dua hal yang harus diawasi adalah soal kepemilihan lahan tidur dan soal bibitnya,” ujar tokoh masyarakat Kampar, Anwar Tamimi, seperti dikutip Riau Pos, Selasa (29/11/2011).

Dia menambahkan, lahan tidur yang akan diremajakan menjadi kebun karet hendaknya ditinjau apakah benar-benar milik masyarakat miskin. Sebab, bisa saja lahan tersebut bukan ilik masyarakat miskin, namun tidak dimanfaatkan. Akibatnya, sama saja seperti memberi bantuan kepada orang kaya.

Selain itu, dia juga meminta agar Disbun benar-benar memerhatikan bibit yang diberikan kepada masyarakat. Dari pengalaman pada proyek-proyek yang sama pada tahun-tahun sebelumnya, karet yang ditanam dengan menggunakan bibit dari pemerintah tidak mengeluarkan getah, sehingga menyulitkan petani.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Disbun Kampar, Hamdani mengaku, pihaknya memilih lokasi di area-area yang telah lolos pengajuan usulan melalui Musrenbang desa, kecamatan, dan kabupaten.

“Sebab, Disbun Kampar akan membangun lahan perkebunan masyarakat miskin tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat dan petani miskin yang memiliki lahan yang layak, baik secara teknis maupun administrasi,” tegasnya.

Menurutnya, Disbun Kampar sudah melakukan survei pemantapan lahan di 20 kecamatan, selain Bangkinang. Namun demikian, Disbun belum menemukan lahan desa dimana akan ditetapkan dalam pemantapan lahan 2012 mendatang tersebut.

Sedangkan pengadaan bibit ini, langsung didrop dari hasil Pusat Penangkaran Bibit Unggulan Karet Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar di Desa Muara Jolai Kecamatan Kampar Timur.

Dia juga menambahkan bahwa Disbun akan mendatangkan 400.000 biji karet unggulan dari Puslit Karet Tanjung Merawa Medan. “Artinya, ke depan masyarakat dan petani di Kampar tidak akan susah lagi untuk mendapatkan bibit karet unggulan dengan biaya yang cukup terjangkau,” terang Hamdani.(*)

Mg1│Edited by Parlindungan

TRANSLATE
Disbun Diminta Awasi Pembangunan Kebun Karet Masyarakat Miskin
Disbun Diminta Awasi Pembangunan Kebun Karet Masyarakat Miskin
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online