Untuk mencapai target zero waiting list pelanggan yang menunggu pemasangan listrik di rumahnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaksanakan pemasangan listrik secara besar-besaran. Untuk Kabupaten Kampar, PLN Ranting Bangkinang menargetkan memasang penyambungan untuk 6.254 pelanggan hingga akhir Maret mendatang.
‘’Kita memang menargetkan 6.254 pemasangan baru. Sedangkan daftar tunggu yang sudah masuk baru 4.300. Sisanya akan dibuka untuk masyarakat yang ingin memasang listrik ke rumah mereka,’’ ujar Kepala Ranting PLN Bangkinang, Sophian Hadi, pada acara AKLI Peduli, baru-baru ini di Bangkinang, seperti dilansir Riau Pos, Senin (28/3/2011).
Menurutnya, target ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sambungan listrik untuk segera mengajukan permohonan kepada PLN. Namun, diminta tidak melalui calo, karena dapat langsung datang ke kantor unit atau cabang.
‘’Jangan memakai calo, karena PLN tidak akan bertanggung jawab kalau masyarakat dikerjain oleh calo. Datang sajalah ke kantor dan kita akan permudah,’’ tegas Sophian Hadi.
Dia juga mengatakan, untuk bisa melakukan penyambungan baru hanya memerlukan fotokopi KTP dan rekening listrik tetangga.
Acara PLN-AKLI Peduli di Unit Airtiris ini dihadiri Kepala Unit PLN Airitiris, Dwi Ristiono dan Sunardi. Selain itu, hadir Kepala Desa Tanjung Rambutan Jusnar, Kepala Desa Bukit Ranah M Yanis, serta masyarakat kurang mampu yang mendapatkan bantuan penyambungan KWH gratis.
Dwi Ristiono mengatakan, dalam progak PLN-AKLI peduli ini, Unit Airtiris memberikan pesangan KWH gratis untuk 15 kepala keluarga di Desa Tanjung Rambutan, Penyasawan, Bukit Ranah, dan Pulau Duit Tambang.
‘’Kita harapkan dengan adanya program ini, masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan jaringan listrik dengan mudah. Hal ini sesuai motto PLN terang untuk bersama dan bersama kita terang,’’ ujarnya.
Ia juga mengharapkan masyarakat pandai-pandai menyiasati pemakaian listrik. Sehingga bisa hemat energe, sekaligus hemat biaya. Apalagi bagi masyarakat yang kurang mampu dengan cara menabung pembayaran setiap hari.
‘’Sehingga, tidak akan ada tunggakan maupun kelambatan pembayaran, maupun pemutusan,’’ ujarnya.
Dikatakan, saat ini di wilayah Unit Airtiris mencapai 23 ribu pelanggan yang tersebar di lima kecamatan. Ia juga juga mengharapkan masyarakat untuk menghindari pencurian arus listrik.
‘’Jika memang ingin mendapatkan sambungan, sebaiknya segera urus pemasangan baru. Kalau memang kekurangan daya, silakan saja mengurus penambahan daya, karena saat ini ada program penambahan daya gratis,’’ ujarnya.
Syamsuardi (53), warga miskin dari Tanjung Rambutan mengaku sangat senang dan gembira dengan adanya pemasangan KWH gratis tersebut. Sebab, selama ini ia menumpang mendapatkan listrik dari rumah tetangga. Pasalnya, bapak lima anak yang sehari hari berporfesi sebagai penyadap kebun karet orang lain ini tidak punya uang untuk. Bahkan, ia hanya tinggal di rumah papan berukuran 4 X 3 yang masih berlantaikan tanah.
‘’Alhamdulillah, sekarang anak anak bisa belajar dengan baik,’’ ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Desa Tanjung Jusnar. Menurutnya, program PLN ini luar biasa karena membantu masyarakat. Apalagi listrik adalah keperluan utama saat ini. Ia beharap bantuan ini bukan hanya untuk pemasangan KWH, namun juga pemasangan jaringan.
‘’Karena ada warga yang memang tidak mampu membayar jaringan juga,’’ ujarnya.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






