Melihat pertumbuhan penduduk di Kecamatan Siakhulu yang cukup tinggi dan perkembangan wilayah yang relatif cepat, Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM memberi isyarat tentang kemungkinan dimekarkannya kecamatan yang kini memiliki penduduk 82 ribu jiwa lebih tersebut.
Hal tersebut disampaikan Burhanuddin dalam sambutannya pada safari Ramadhan di Masjid An-Nayah Siakhulu pada Senin malam (30/8/2010) bersempena peringatan Nuzul Quran.
Hadir pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan Nukman Hakim, sejumlah kepala dinas, Camat Bangkinang Seberang, Muhammad dan sejumlah tokoh masyarakat.
menurut Burhan, kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak adalah Kecamatan Siakhulu yang juga mempunyai tingkat pertumbuhan penduduk teringgi kedua setelah Tapung Hulu yakni mencapai 7,2 persen. Oleh karena itu, Bupati minta Asisten Pemerintahan untuk mengadakan kajian terhadap kemungkinan pemekaran ini.
”Pemekaran ini, bukan tanpa alasan, sebab selain tuntutan pembangunan juga untuk mengejar ketertinggalan pada beberapa desa yang masih dikategorikan desa tradisional terutama desa-desa yang ada di pesisir sepanjang bantaran Sungai Kampar,” ucapnya seperti dikutip Riaupos.com.
Desa Pandau, Tanah Merah, Kubang bisa dikategorikan sebagai desa yang sudah maju, sementara beberapa desa yang ada di sepanjang Sungai Kampar masih dikategorikan sebagai desa tradisional. Di samping itu, kata Bupati, di Siakhulu masih ada beberapa desa lain yang juga berstatus transisi.
”Untuk membuat mereka mampu mensejajarkan diri saya kira pemekaran kecamatan ini sebuah keniscayaan,” ujar Burhanuddin. (*)
Mukhtar | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






