Untuk menunjang kelancaran jalur lalu lintas, meningkatkan perekonomian daerah serta peningkatan pembangunan, Pemkab Inhu akan meresmikan jembatan Rengat, Ahad (10/4/2011) pekan depan oleh Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto.
Kepala Pekerjaan Umum Inhu, Asmara HK mengatakan, Pemkab Inhu memang merencanakan peresmian jembatan ini awal April 2011. Karena jembatan tersebut sudah selesai dikerjakan.
Katanya, sejak beberapa bulan ini, warga sudah menggunakan jembatan penyeberangan tersebut, meskipun lantai belum dilakukan pengaspalan. “Namun karena warga sudah memanfaatkan, maka Pemkab segera meresmikannya,” katanya seperti dilansir Riau Pos, Senin (4/4/2011).
Sementara untuk pengaspalan lantai jembatan kata Asmara, akan menyusul secepatnya. “Yang jelas diresmikan dulu, pengaspalan lantai segera menyusul dalam tahun ini juga. Karena menunggu proses pengerjaan dalam anggaran tahun 2011,” ucapnya.
Dengan diresmikan jembatan tersebut, maka arus transportasi dari kota Rengat ke sejumlah desa di sekitar akan semakin lancar. Jika dulu jenis kendaraan tertentu saja yang bisa melintas. Namun kini semua jenis kendaraan bisa melewati jembatan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, pembangunan jembatan ini dianggarkan dalam APBD Inhu dalam beberapa tahun anggaran. Jumlahnya mencapai puluhan miliar. Dengan adanya jembatan ini maka isolasi desa-desa sekitar diharapkan bisa terbuka untuk memacu pembangunan.
Salah seorang warga Kampung Besar Seberang, Suwandi kepada mengatakan, warga cukup bangga dengan adanya jembatan tersebut. Sebab, akan memacu pembangunan Kampung Besar Seberang dengan desa-desa yang lain. Bahkan pemuka masyarakat sudah merencanakan pemekaran kecamatan.
Sebelumnya, sudah dibangun jembatan gantung. Untuk lebih memperbaikan jembatan yang ada, maka Pemkab Inhu mengganti dengan jembatan permanen. Ia yakin pembangunan akan makin meningkat, serta akan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam acara tersebut, akan diundang unsur Muspida Inhu dan tokoh masyarakat setempat. Selain itu itu juga, direncanakan peresmian pemakaian nama jembatan tersebut yang sebelumnya diusulkan komponen masyarakat.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






