Pengelola Bandara Japura Jajaki Kerja Sama dengan Wing Air

E-mail Print PDF
foto: IntUpaya untuk mengatifkan rute penerbangan di Bandara Japura terus dilakukan. Dalam waktu dekat ini, pihak Bandara Japura berencana menjajaki kerja sama dengan maskapai penerbangan Wings Air di Jakarta.

Hal itu diungkapkan Kepala Bandara Japura Rengat, Rajokki Aritonang ST MSTr, didampingi oleh, PPATK Bandara Budi Sumantri, dan Kepala Kelompok Teknisi Penerbangan Dodi Efendi.

Pihak bandara akan menggelar pertemuan dengan maskapai penerbangan Wings Air, untuk menjajaki kerja sama pembukan rute penerbangan. “Kita akan ekpose potensi Bandara Japura serta kondisi saat ini. Sehingga ke depan kita berharap akan dibuka rute penerbangan,” ujar Rajokki Aritonang, seperti dikutip riaupos.com, akhir pekan lalu.

Potensi untuk dibukanya rute penerbangan cukup terbuka. Apalagi ekonomi masyarakat Inhu, terutama yang bergerak di bidang kelapa sawit bisa memanfaatkan transportasi ini. Selain itu sejumlah perusahaan multi nasional juga ada di Inhu yang akan terbantu dengan adanya rute dimaksud.

Dikatakannya, berdasarkaan bincang-bincang dengan salah satu perusahaan multi nasional yang bergerak dibidang perminyakan di Lirik, pihaknya menyambut baik, adanya upaya pihak Bandara Japura tersebut. Aritonang yakin jika rute itu dibuka, maka secara bertahab Bandara Japura akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Bandara yang sudah dibangun sejak 1954 ini, dulu pernah aktif, terutama dengan adanya sejumlah perusahaan minyak di Inhu saat itu. Namun beberapa tahun kemudian, tidak berlanjut lagi, dan digunaan saat-saat tertentu saja.

Kini Bandara Japura tengah berbenah. Menurut Rajokki ada sejumlah kegiatan pekerjaan yang tengah berlangsung. Di antaranya adalah, overlay, pagar pengaman, perbaikan jaringan instalasi listrik, pemasangan genset, pemasangan pintu pengaman alat berat milik bandara, serta rehab ruang tunggu terminal bandara. Total dana bantuan yanag dialokasikan dari APBN 2010 ini sekitar Rp 10 miliar.

Menurut PPATK Bandara Budi Sumantri menjelaskan. Rencana itu dilakukan secara bertahab, pagar terminal yang kini dibangun 250 meter dari total keselurusahan 720 meter. Dalam jangka menengah juga akan dilakukan perpanjangan landasan pacu bandara, supaya bisa didarati oleh pesawat boeing 731. Saat ini, landasan pacu, sepanjang 1.300 meter. Rencana jangka panjang landasan pacu itu akan diperpanjang menjadi 2.400 meter. Bandara Japura memiliki lahan yang cukup, termasuk untuk perluan landasan dan perpaanjangan landasan pacu tersebut.

Lebih jauh Rajokki Aritonang mengatakan, dalam ruang tunggu terminal bandara direncanakan dilengkapi dengan ornament yang bercirikan Melayu, nuansa Islami. Sehingga menimbulkan kesan yang sejuk dan baik dalam lingkungan bandara. Itu dilakukan agar masyarakat sama-sama merasa memiliki terhadap Bandara Japura ini. Bahkan wacana pergantian nama Bandara Japura dengan nama pahlawan atau Raja Indragiri sudah digulirkan sejak beberapa waktu lalu. (*)

Mukhtar | Edited by Rbc

TRANSLATE
Pengelola Bandara Japura Jajaki Kerja Sama dengan Wing Air
Pengelola Bandara Japura Jajaki Kerja Sama dengan Wing Air
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online