Kabar gembira buat masyarakat Pulau Rupat. Akhir 2011 ini, Pulau Rupat akan menikmati listrik selama 24 jam. Pulau paling utama Kabuaten Bengkalis ini, masyarakatnya sudah lama merindukan aliran listrik.
“Masyarakat di Pulau Rupat, diakui, selama ini belum sepenuhnya mendapatkan listrik. Tapi, melalui program Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang peduli terhadap krisis istrik di Bengkalis, kami coba memahami apa yang didambakan masyarakat,” terang Bupati Kabupaten Bengkalis, Herliyan Saleh, Selasa
Katanya, Pemkab Bengkalis sudah melakukan koordinasi dengan PLN Cabang Dumai untuk mensukseskan program ini. Saat ini, PLN Cabang Dumai telah membangun jaringan interkoneksi bawah laut ke Puau Rupat.
“Insya Allah, masalah listrik di Pulau Rupat bisa teratasi dengan baik. Kalau program ini sukses, di akhir 2011, listrik sudah menyala selama 24 jam di Pulau Rupat,” janji Herliyan seperti dilansir Riau Pos, Rabu (20/7/2011).
Membangun jaringan interkoneksi listrik melalui bawah laut, katanya, sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. Pembangunannya berbeda dengan pembangunan jaringan interkoneksi darat. “Makanya, kita membutuhkan waktu relatif lama untuk ini,” ujarnya.
Selama ini, sejumlah desa-desa di Pulau Rupat yang meliputi Kecamatan Rupat dan Rupat Utara, listriknya disuplay dari pihak swasta. Walaupun ada sejumah desa yang mendapatkan listrik PLN, tetapi tidak menyala selama 24 jam.
“Hanya dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 00.00 WIB saja. Sehingga, selebihnya, masyarakat Rupat tidak menikmati listrik,” kata Herliyan.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






