Sepanjang tahun lalu, PT Jasa Raharja Cabang Riau membukukan pembayaran santunan yang mencapai Rp 34,6 miliar. Naik jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, pembayaran klaim santunan yakni Rp 34,5 miliar di tahun 2010.
Hal itu disampaikan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Riau I Ketut Sudiasa SE MM AAIK didampingi Humas Jasa Raharja Riau Azwin Azis dan Kasubbag PKBL Sumarno kepada wartawan kemarin.
Ketut menjelaskan pembayaran santunan meliputi santunan meninggal dunia, luka-luka, cacat tetap dan penguburan. Untuk meninggal dunia, total pembayaran santunan mencapai Rp 22,7 miliar. Sedangkan untuk luka-luka dan cacat tetap masing-masing Rp 11,2 miliar dan Rp 592 juta. Sementara untuk pembayaran santunan penguburan Rp22 juta.
"Dibandingkan tahun 2010 hampir sama jumlah pembayaran santunannya. Kalaupun terjadi peningkatan jumlahnya tidak terlalu signifikan," ujar Ketut.
Selain membayarkan santunan korban kecelakaan lalu lintas, kata Ketut, Jasa Raharja juga dituntut untuk menjalankan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Program ini sudah sejak 1992 lalu dan hingga ini masih berjalan dan terus disalurkan untuk masyarakat.
Azwin menambahkan untuk program kemitraan selama tahun 2011, Jasa Raharja Riau sudah menyalurkan dana Rp 800 miliar. Pada tahun 2012 ini dipersiapkan anggaran yang lebih yakni Rp1,1 miliar.Sementara untuk program bina lingkungan juga sudah disalurkan bantuan senilai Rp 321 miliar. Bantuan bina lingkungan ini meliputi korban bencana alam Rp18 juta, pendidikan/pelatihan Rp 122 juta, peningkatan kesehatan Rp24 juta.
“Dan untuk pengembangan prasarana dan sarana umum Rp 109 juta dan bantuan sarana ibadah Rp 45 juta,” ungkapnya. (*)
Zuprianto | Edited by Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






