IHSG pada perdagangan Selasa (7/2/2012) diprediksi masih akan terkoreksi akibat minimnya sentimen positif dengan kisaran 3.941-3.992. Sementara itu, IHSG pada perdagangan Senin (6/2/2012) melemah 41,16 poin atau 1,02 persen ke 3.974,79.
“Volume perdagangan mencapai 4,5 miliar saham senilai Rp 6,2 triliun. IHSG mengalami net foriegn sell hingga Rp 474,3 miliar,” kata analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin sore, (6/2/2012) di Jakarta.
Bursa regional, termasuk IHSG, kemarin turun signifikan dipicu oleh ekspektasi melemahnya pertumbuhan ekonomi China akibat dampak krisis utang Eropa. Pasar Eropa kemarin juga melemah menyusul batas waktu penyelesaian utang antara Yunani dengan kreditor.
Sementara pelaku pasar modal, Iwan Firmansyah merekomendasikan saham SMGR, SGRO, BHIT dan ASRI. Untuk saham SMGR disarankan beli dengan support di 11.300 dengan target harga di 12.950. Saham SGRO dapat dibeli saat berada di 3.300 dengan target harga di 3.675.
“Saham BHIT disarankan beli saat break di 300 dengan target harga di 390. Saham ASRI yang memiliki area beli di 510-540 dengan target harga di 650,” paparnya.
Sedangkan pengamat pasar modal Jemeriah Rio Rizaldi merekomendasikan saham BBNI disarankan speculative buy karena berpeluang rebound ke kisaran 3.525. Jika tidak mampu bertahan di atas 3.400, BBNI berpeluang melanjutkan pelemahan ke 3.200.
Untuk saham PTBA disarankan ambil untung karena berhasil menutup gap di 20.000–20.700. PTBA berpeluang menunda kenaikannya untuk sementara waktu dan mengalami konsolidasi atau koreksi dengan support kuat di kisaran 19.150.
Saham LSIP menurut Rio, telah berhasil mencapai minor target sehingga disarankan buy on weakness di kisaran 2.400 dengan stoploss di 2.400.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






