Pada perdagangan saham Jumat (3/2/2012), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Samuel Sekuritas dalam catatan risetnya memperkirakan, minimnya sentimen positif baru akan membawa beberapa saham yang sudah cukup rawan profit taking untuk terkoreksi hari ini.
Terutama beberapa saham dari sektor batubara seperti ADRO, ITMG dan UNTR. Support indeks hari ini berada di level 3.980. Demikian hasil risetnya di Jakarta, seperti dikutip INILAH.COM hari, Jumat (3/2/2012).
Bursa AS bergerak mixed semalam dan ditutup relatif flat seiring investor masih mengantisipasi data unemployment rate yang akan dirilis besok. Sentimen positif dari data jobless claims yang turun lebih rendah dari ekspektasi masih belum mampu meyakinkan optimisme investor.
Harga komoditas dunia bergerak melemah seiring minyak melanjutkan koreksinya ke level US$96,4/barel yang diikuti harga metal dunia seperti Nikel -0,5% dan Timah -0,02 persen.
Bursa Asia sendiri pagi ini dibuka melemah tipis sekitar 0,5 persen seiring minimnya sentimen positif baru di bursa global dan menantikan hasil negosiasi utang Yunani. Harga minyak relatif flat pagi ini di level US$96,4/barel.
Sementara itu, vivanews.com juga melansir, IHSG di Bursa Efek Indonesia kembali melemah saat mengawali perdagangannya hari ini, Jumat (3/2/2012). Meski terkoreksi, posisi indeks masih kuat bercokol di teritori psikologisnya, 4.000.
IHSG dibuka turun ke level 4.016,63, melanjutkan pergerakan prapembukaan pagi tadi yang melemah 3,32 poin atau 0,08 persen ke posisi 4.013,57. Sementara itu, pada perdagangan kemarin, indeks berhasil menembus level 4.000 setelah ditutup naik 51,92 poin atau 1,30 persen di posisi 4.016,90.
Menurut analis PT BNI Securities, Maxi Liesyaputra, pelemahan IHSG di akhir pekan ini wajar terjadi karena pergerakannya diikuti sejumlah sentimen negatif di bursa global maupun regional seperti indeks Dow Jones yang turun 11 poin atau 0,09 persen dan sentimen dari kawasan Uni Eropa yang belum menunjukkan perkembangan berarti.
"Beberapa bursa regional Asia Pasifik seperti Nikkei dan Seoul Composite yang mengalami koreksi pagi ini turut memberikan efek negatif," kata dia dalam laporan risetnya di Jakarta, Jumat 3 Februari 2012.
Maxi menambahkan, indeks juga terlihat rawan aksi ambil untung atau profit taking investor setelah mengalami kenaikan signifikan selama tiga hari perdagangan berturut-turut.
"Meski cenderung melemah, IHSG akan bergerak pada kisaran 3.995 sampai 4.030," tuturnya.
Sementara itu, saham Asia dan mata uang utama dunia sedikit menurun pada transaksi Jumat ini menjelang keluarnya data pengangguran di Amerika Serikat. Data ini merefleksikan kesehatan ekonomi terbesar di dunia.
Seperti dikutip dari kantor berita Reuters, indeks MSCI dari saham-saham Asia-Pasifik selain Jepang hari ini turun 0,1 persen, sedangkan indeks Nikkei Jepang dibuka turun rata-rata 0,3 persen.(*)
Parlindungan | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






