Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) akhir pekan kemarin. Musda secara aklamasi menunjuk kembali Irma Hafidach Rahman untuk memimpin Iwapi Riau periode 2012-2017.
Dalam Musda yang digelar di kantor DPD Iwapi, Jalan Teratai No 43, Sukajadi, Pekanbaru hadir para pengurus Iwapi Riau serta utusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) dari kabupaten dan kota se-Riau.
Sebelumnya, terlebih dulu para pengurus melakukan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Iwapi Riau.
Rapimda ini disebutkan merupakan kegiatan DPD Iwapi Riau yang salah satu agendanya adalah persiapan untuk pelaksanaan Musda Iwapi Riau, dan juga Munas DPP Iwapi yang akan diselenggarkan dalam waktu dekat.
Irma Hafida Rachman, berjanji akan memaksimalkan program-program yang lebih menyentuh lagi untuk menumbuh kembangkan jiwa enterpreneur wanita di Riau. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan yang berkelanjutan.
Iwapi Riau, lanjutnya, bakal membentuk pusat pendidikan Iwapi di kantor Iwapi sekarang. Selanjutnya memberikan pelatihan kepada ibu-ibu anggota Iwapi maupun ibu-ibu rumah tangga yang ingin membuka peluang usaha, dalam membantu perekonomian keluarga sehingga akan tercapai kemandirian ibu-ibu di Riau.
“Kita minta Pemda mendukung langkah Iwapi ini karena ini untuk mengembangkan dan memajukan pengusaha wanita lokal Riau,” pintanya.
Irma mengungkapkan, dari berbagai pelatihan yang dilakukan Iwapi Riau ditargetkan muncul sejumlah pengusaha wanita baru. Di tahun ini, Iwapi Riau berharap, mampu memunculkan setidaknya 15-20 pengusaha wanita baru di Riau.
“Ada sekitar 300 pengusaha wanita di Riau. Kita targetkan, tahun ini bisa memunculkan pengusaha baru setidaknya 5-10 persen. Ini jadi dukungan positif bagi sektor rill karena kebanyakan pengusaha wanita bergerak di sektor riil yang banyak menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.
Irma mengungkapkan, Iwapi Riau bakal menggandeng sejumlah pengusaha wanita di daerah kabupaten/kota.
“Kita berniat mengadakan berbagai pelatihan untuk memperkuat daya saing pengusaha wanita di Riau dengan melibatkan pengusaha wanita dan Pemerintah di daerah kabupaten/kota. Tentunya kita juga berharap bisa dilibatkan secara penuh dalam PON ke-XVIII tahun 2012, sehingga industri kecil di Riau tak kalah saing,” pungkasnya. (*)
Zuprianto | Edited by Rbc



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






