Setelah melayani pembelian tiket dengan ATM, PT Riau Airlines (RAL) juga berencana akan membuat layanan pembelian tiket melalui SMS Banking. Selain itu beberapa rute baru pun akan dibuka. “Kami ingin ciptakan branding kalau RAL itu lengkap. Jadi kita ingin para konsumen tidak repot untuk membeli tiket. Bank yang kita sedang jajaki baru BNI tapi nantinya akan berlanjut ke bank lainnya,” kata , Rudi Arifin, kepada riaubisnis.com di ruang kerjanya, Senin (29/3/2010).
Untuk itu, RAL terus berupaya meningkatklan performanya dengan membuka 15 rute baru tahun ini. Kebanyakan merupakan rute di Sumatera. Langkah ini diambil karena RAL ingin fokus menjadi maskapai pengumpan (feeder airlines) dengan melayani rute-rute pendek.
“Beberapa rute sudah kita buka. Tinggal 8 rute lagi yang belum kita buka. InsyaAllah April nanti sudah terealisasi semuanya,” katanya. Selain menambah rute baru, manajemen RAL juga terus membenahi kinerjanya dengan dengan meningkatkan ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance RAL yang kini sudah mencapai 93 persen per bulannya.
Sebelumnya Direktur Utama PT RAL, Tegus Trianto, mengungkapkan pelayanan pembelian tiket RAL via mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk memberi kemudahan bagi konsumen.
“Terhitung 1 April 2010, kita melayani pembelian tiket pesawat RAL melalui mesin ATM yang memudahkan konsumen dalam pembayaran,” ujar Teguh dalam rilis yang diterima riaubisnis.com, Ahad (28/3/2010).
Menurutnya kemudahan pembelian tiket itu dipastikan setelah RAL menjalin kerja sama dengan tiga bank nasional yakni Bank Mandiri, Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Bank Internasional Indonesia (BII).
Teguh berharap, kerja sama itu akan membawa dampak positif yang memberi keuntungan bagi kedua belah pihak dan memudahkan para nasabah Bank Mandiri, BNI dan BII mendapatkan tiket pesawat RAL melalui ATM ketiga bank tersebut. Dalam waktu dekat hal yang sama juga akan dilakukan dengan Bank Riau dan BCA.
Ditembahkannya, RAL berusaha mengerti akan kebutuhan konsumennya sehingga harus melakukan transformasi perusahaan dengan berbagai perkembangan teknologi yang bertujuan untuk memanjakan konsumen.
“Kami sadar betul bahwa konsumen kami adalah mereka yang sangat menghargai waktu, sehingga kami memberikan kemudahan untuk mendapatkan tiket yang mengutamakan efisiensi, tepat waktu, aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain kemudahan mendapatkan tiket melalui mesin ATM, RAL juga melayani perubahan nama penumpang (change name). “Kami juga memberikan layanan change name dengan melaporkan ke konter RAL di bandara setempat paling lambat sebelum proses check in penumpang dilakukan,” jelas Rudi.
selain itu, RAL juga telah menerbangi 15 kota tujuan di Indonesia dan satu kota di Malaysia dengan 14 rute penerbangan yakni Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Batam, Pekanbaru-Tanjung Pinang, Pekanbaru-Malaka dan Pekanbaru-Jambi. Kemudian Batam-Natuna, Batam-Dabo Singkep, Tanjung Pinang-Matak, Tangjung Pinang-Jakarta, Tanjung Pinang-Natuna, Jakarta-Pangkalan Bun, Pangkalan Bun-Semarang, Medan-Gunung dan Pekanbaru-Dumai.
Maskapai yang 51 persen sahamnya dikuasai Pemrov Riau itu juga melayani penerbangan sewa dengan rute pendek pada 10 kota tujuan di Indonesia bagian timur yakni Mataram, Kupang, Labuan Bajo, Ende, Alor, Maumere, Bajawa, Ruteng, Manggarai Barat dan Denpasar.
“Beberapa rute penerbangan akan kita tingkatkan intensitasnya, seperti rute ke Mattak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Medan dan Tanjung Pinang karena melihat tingginya jumlah penumpang di sana,” pungkasnya. (*)
Zuprianto | Edited by Mukhtar



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






