Ekspansi, Tahun Ini RAL Buka 15 Rute Baru

E-mail Print PDF
Tahun ini, PT Riau Airlines (RAL) berencana akan melakukan ekspansi dengan membuka sebanyak 15 rute baru yang kebanyakan berada pada rute Sumatera. Langkah ini diambil, untuk memenuhi permintaan dari beberapa pemegang saham.

“Ada beberapa pemegang saham yang ingin wilayahnya dimasuki RAL. Mereka sudah siapkan bandara dan infrastruktur penunjang lainnya. Makanya kita coba buka rute baru,” kata Manager Komersil RAL, Rudi Arifin, kepada riaubisnis.com, saat dihubungi via telepon, Kamis (25/3/2010).

Rudi mengatakan, saat ini RAL fokus dalam mengembangkan rute-rute pendek yang akan menghubungkan rute-rute di Sumatera. Langkah ini, menurutnya, juga merupakan strategi RAL, apalagi saat ini RAL belum mau masuk ke rute gemuk, dimana banyak maskapai besar berada.

Salah satu rute yang telah dibuka RAL yakni Cengkareng-Pangkalan Bun-Semarang. RAL sudah melayani rute ini sejak Juni 2009 lalu dengan sistem carteran. Tapi sejak Rabu (24/3/2010), rute itu ditetapkan RAL menjadi rute komersil.

Ditambahkannya, kalau total penumpang pada rute Cengkareng-Pangkalan Bun-Semarang bisa mencapai sekitar 150 penumpang per harinya. Intensitas penerbangan yang tadinya hanya 4 kali sepekan juga ditingkatkan menjadi tiap hari. Rudi pun yakin, kalau RAL akan sanggup bersaing dengan maskapai lainnya. “Kita yakin dapat bersaing karena cuma dua maskapai penerbangan yang melayani rute ini. Minimal kita bisa mengambil separuhnya,” kata Rudi.

Selain rute di Sumatera, RAL juga melayani beberapa rute di luar Sumatera khususnya ke wilayah Malaysia, Singapura dan beberapa kota di Jawa. Dan RAL juga berminat melayani rute lokal ke Pasir Pengaraian, Rokan Hulu. “April tahun ini juga rencananya kita akan buka rute Cengkareng-Jambi yang akan beroperasi 3 kali dalam seminggu. Kita sedang menjajaki pembukaan rute baru Palembang-Johor dan Palembang Malaka, karena ada permintaan dari Palembang agar RAL masuk ke Palembang,” jelas Rudi.

Menurutnya, dengan kebijakan melayani rute-rute pendek, maka diharapkan berdampak positif terhadap bertambahnya pangsa pasar RAL. Ia membantah, kalau ekspansi usaha dengan membuka rute baru justru akan memicu melonjaknya biaya operasional. “Karyawan kita kan tetap, paling yang bertambah cuma biaya operasional pesawat. Dan itu tidak akan membebani keuangan RAL, karena kita buka rute yang mendatangkan keuntungan,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini, RAL telah terbang ke 15 kota di Indonesia dan satu kota di Malaysia dengan 14 rute penerbangan, yakni Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Batam, Pekanbaru-Tanjung Pinang, Pekanbaru-Malaka, dan Pekanbaru-Jambi. Kemudian rute Batam-Natuna, Batam-Dabo Singkep, Tanjung Pinang-Matak, Tangjung Pinang-Jakarta, Tanjung Pinang-Natuna, Jakarta-Pangkalan Bun, Pangkalan Bun-Semarang, Medan-Gunung, dan Pekanbaru-Dumai.

Selain penerbangan yang sifatnya komersil, RAL juga melakukan penerbangan dengan sistem carteran yang melayani penerbangan rute pendek dengan 10 kota tujuan di Indonesia Bagian Timur dan Bali, yakni Mataram, Kupang, Labuan Bajo, Ende, Alor, Maumere, Bajawa, Ruteng, Manggarai Barat, dan Denpasar.

Untuk mendukung rencana-rencana tersebut, RAL akan menambah sekitar 30 unit pesawat baru hingga 2013 mendatang. Selain itu juga, kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi kebijakan liberalisasi penerbangan di kawasan Asia Tenggara, yaitu open sky policy yang akan diberlakukan pada 2015 nanti.

“Cuma kita lagi fokuskan untuk tahun ini minimal bisa tambah 4 pesawat lagi. Dasar ini untuk memenuhi persyaratan dari Kementerian Perhubungan yang menyebutkan satu maskapai penerbangan minimal mengoperasikan 10 pesawat,” terangnya.(*)

Zuprianto | Edited by Mukhtar

TRANSLATE
Ekspansi, Tahun Ini RAL Buka 15 Rute Baru
Ekspansi, Tahun Ini RAL Buka 15 Rute Baru
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online