Cluster Industri Kuala Enok Mulai Beroperasi Tahun Ini

E-mail Print PDF
Ilustrasi: Perkebunan kelapa sawitUpaya Pemkab Inhil untuk menggesa operasional kawasan Cluster Industri Pertanian Kuala Enok, yang masuk dalam 3 kawasan ekonomi khusus (KEK) di Riau setelah Dumai dan Tanjung Buton di kabupaten Siak, Pemkab Inhil dihadapkan pada masalah infrastruktur jalan.
 

“Kita sampaikan bahwa yang masih menjadi kendala adalah soal jalan, karena masih ada sekitar 35 kilometer jalan yang belum dihotmix dan masih berupa base,” ungkap  Asisten II Setdakab Indragiri Hilir, H. Syafrinal Heddy kepada wartawan baru-baru ini.

 

Untuk itu, Pemkab Inhil secepatnya akan melakukan koordinasi dengan Dinas PU Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat terkait pendanaan pembangunan jalan yang dibiaya melalui proyek multiyears APBD Provinsi dan APBN tersebut.

 

Meski ada kendala jalan, namun pihaknya sudah menyiapkan sebuah dermaga yang dibangun oleh Pelindo, kemudian Pemkab juga sudah menyerahkan 105 hektar lahan untuk dikembangkan di daerah itu oleh Pelindo.

 

Selain itu, Pelindo juga sedang membuat sebuah master plan kawasan Cluster Industri Kuala Enok, diantaranya untuk kawasan pergudangan, perkantoran dan fasilitas lain yang dibutuhkan untuk operasional kawasan industri, termasuk penambahan dermaga di sepanjang kawasan itu. Sebelumnya pada 2010 lalu pemerintah telah menyelesaikan fisibility study-nya.

 

Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang siap masuk ke kawasan cluster dan membangun sarana di dalamnya, teruma perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit.

 

Sebagai catatan, total kawasan Cluster Industri Kuala Enok yang akan dibangun nantinya mencapai 5.439 hektar. Kawasan ini nantinya diharapkan tidak hanya untuk menampung produksi kelapa sawit, tapi juga seluruh hasil pertanian yang ada di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuansing, hingga Provinsi tetangga, Jambi. (*)

 

Mukhtar | Edited by Rbc

TRANSLATE
Cluster Industri Kuala Enok Mulai Beroperasi Tahun Ini
Cluster Industri Kuala Enok Mulai Beroperasi Tahun Ini
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online

 

Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Periode :14 s/d 19 Mei 2012

 

Harga Bokar di Pabrik

Harga (Rp/Kg)

1

PT Rickry Pekanbaru

28.000

2

PT P&P Bangkinang

28.000

3

PT Tirta Sari Surya

28.000

4

PT Andalas Agrolestari

28.000

 

Sumber: Disbun Riau

 

Harga Kelapa Butiran dan Kopra

Periode :15 Mei 2012

No

Keterangan

Harga (Rp/Kg)

1

Kelapa bulat licin

1.033,33,-

2

Kopra mutu kering (100%)

5.00

3

Kopra mutu basah (80%)

3.100

4

Kopra mutu basah (60%)

3.000

 

Sumber: Disbun Riau

 

 

  TBS Sawit Periode :

16 s/d 22 Mei 2012

 Umur Tanaman (Tahun)

 TBS (Rp/Kg)

3

1.269,11

4

1.418,36

5

1.518,24

6

1.561,85

7

1.621,77

8

1.672,26

9

1.725,31

>=10

1.773.97

Sumber: Disbun Riau