Gubri: Kamparicom Harus Tetap Lanjut

E-mail Print PDF
Gubernur Riau, Rusli ZainalGubernur Riau (Gubri), Rusli Zainal meminta proyek pembangunan pabrik pengolahan ikan PT Kamparicom, harus tetap dilanjutkan. Pasalnya, Kamparicom dinilainya bisa membuka jalan pengembangan industri perikanan di Riau.

“Program ini tidak boleh berhenti, harus lanjut, karena berdampak positif bagi pengembangan industri perikanan di Riau. Untuk itu sudah ada beberapa investor baru yang berniat menanamkan modalnya,” ujar Gubri kepada wartawan beberapa waktu lalu di Pekanbaru.

Tapi, Gubri juga meminta, PT Bonecom selaku investor swasta yang menanamkan sahamnya pada Kamparicom segera melunasi kewajibanya dengan menyetorkan modalnya. Jika tidak, maka Pemprov Riau dan pemkab Kampar akan melakukan langkah tegas dengan mengeluarkan Bonecom dari jajaran pemegang saham.   

“Mereka (Bonecom, red) akan kita evaluasi,” ucap Gubri singkat.

Sementara Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, menjelaskan mandegnya pembangunan pabrik PT Kamparicom disebabkan tidak komitnya PT Bonecom untuk menyalukan modalnya. Padahal Pemprov Riau dan Pemkab Kampar sudah menyetorkan dananya hingga miliaran rupiah.

Burhanuddin menegaskan, pihaknya sudah memberi peringatan kepada PT Bonecom untuk segera melunasi kewajibannya menyetorkan modal sebagai pemegang saham. “Jika tidak ya kami ambil langkah tegas, bisa saja dikeluarkan dalam jajaran pemegang saham, ganti dengan investor lain yang sanggup. Bonecom harus gentle, katakan tidak sanggup kalau memang tidak sanggup,” tegasnya.

Proyek Kamparicom merupakan korsorsium antara Pemkab Kampar, Pemprov Riau dan PT Bonecom Jakarta. Proyek pembangunan pabrik pengolahan ikan itu hingga kini tak jelas juntrungannya. Padahal si investor, PT Bonecom sudah meneken MoU dengan Pemda Kabupaten Kampar dan Pemprov Riau. Bahkan miliaran rupiah duit daerah sudah tersedot ke sana.

“Kamparicom tetap jadi catatan kita, tapi kalau untuk realisasi memang langsung ditangani dinas terkait. Kami hanya memfasilitasi dan mempromosikan sektor mana saja yang bisa dijual kepada investor,” ujar Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Riau, Feizal Qamar Karim. (*)

Zuprianto | Edited by Rbc

TRANSLATE
Gubri: Kamparicom Harus Tetap Lanjut
Gubri: Kamparicom Harus Tetap Lanjut
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
50 thn Bank Panin
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online

 

Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Periode :14 s/d 19 Mei 2012

 

Harga Bokar di Pabrik

Harga (Rp/Kg)

1

PT Rickry Pekanbaru

28.000

2

PT P&P Bangkinang

28.000

3

PT Tirta Sari Surya

28.000

4

PT Andalas Agrolestari

28.000

 

Sumber: Disbun Riau

 

Harga Kelapa Butiran dan Kopra

Periode :15 Mei 2012

No

Keterangan

Harga (Rp/Kg)

1

Kelapa bulat licin

1.033,33,-

2

Kopra mutu kering (100%)

5.00

3

Kopra mutu basah (80%)

3.100

4

Kopra mutu basah (60%)

3.000

 

Sumber: Disbun Riau

 

 

  TBS Sawit Periode :

16 s/d 22 Mei 2012

 Umur Tanaman (Tahun)

 TBS (Rp/Kg)

3

1.269,11

4

1.418,36

5

1.518,24

6

1.561,85

7

1.621,77

8

1.672,26

9

1.725,31

>=10

1.773.97

Sumber: Disbun Riau