Pasokan ikan air tawar di Kota Pekanbaru tersendat sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan, akibat pasokan yang minim, para penyalur dan pedagang ikan air tawar di Kota Pekanbaru kesulitan mendapatkan pasokan ikan air tawar. Padahal, permintaan ikan air tawar cukup tinggi di Kota Pekanbaru.
Akibatnya, harga ikan air tawar pun mengalami kenaikan antara Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per kilogram di tingkat eceran. Daman, salah seorang penyalur ikan air tawar mengatakan, pasokan ikan air tawar dari Kabupaten Kampar agak sulit sejak beberapa pekan terakhir.
"Kalaupun ada, ukuran ikannya kecil-kecil sehingga sering dikomplain sama pedagang," katanya kepada riaubisnis.com, Senin (21/3/2011) di Pekanbaru.
Pada kondisi normal, dicontohkan Daman, satu kilogram berisi enam sampai delapan ekor ikan mas. Namun,sejak pasokan tersendat, satu kilogram berisi hingga dua puluh dua ekor ikan mas.
"Kalau untuk pemancingan, enggak bisa ukuran segitu. Beberapa pemilik pemancingan sudah mulai mengeluh karena ukuran ikan kecil-kecil sehingga tidak bisa memenuhi pasokan untuk kalangan pemancing," katanya.
Selain ukuran yang kurang, harga jual ikan pun naik. Ikan mas yang biasanya di tingkat penyalur hanya Rp 17.000 hingga Rp 19.000 per kilogram, saat ini dijual dengan harga Rp 21.000 hingga Rp 22.000 per kilogram. "Kalau di tingkat eceran kali sudah mencapai Rp 25.000 per kilogram," jelasnya.
Hal yang sama juga terjadi pada komoditas ikan nila yang juga mengalami kenaikan dari harga normal Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per kilogram di tingkat penyalur, saat ini naik menjadi Rp 16.000 hingga Rp 18.000 per kilogram dengan ukuran ikan yang juga kecil-kecil. Namun, Daman mengatakan hal ini sering terjadi setiap tahun, terutama saat cuaca tidak menentu.
Menurut Daman, tersendatnya pasokan ikan air tawar ini memang terjadi di Kampar. "Informasi dari petani di Kampar karena cuaca buruk sehingga volume ikan yang dibudidayakan pun dikurangi. Akibatnya, jumlah pasokan juga menyusut. Bahkan, petani yang khawatir dengan tidak menentunya cuaca juga memanen lebih awal ikan-ikannya sehingga pasokan ke kita kecil-kecil. Padahal itu belum waktunya dipanen," tuturnya.
Sementara itu, Mawan, salah seorang pedagang ikan air tawar di Pasar Rumbai Pekanbaru juga mengeluhkan sulitnya pasokan ikan air tawar akhir-akhir ini. "Pasokannya mulai sulit dari penyalur. Memang dari Kamparnya yang pasokannya enggak pasti," pungkasnya.
Saat ini harga ikan pun terpaksa dinaikkan, misalnya untuk ikan mas dari semula Rp 21.000 per kilogram sekarang dijual dengan harga Rp 25.000 per kilogram. "Itupun ikannya juga kecil-kecil," keluhnya.(*)
Mg1 I Edited by Heru/ Parlindungan



arabic
chinese
english
german
indonesian
japanese
korean
malay
russian 






